Pemanfaatan Citra Satelit

Bidang Pertanian dan Perkebunan

  1. Melakukan observasi pada lahan yang luas, petak tanaman hingga tiap individu tanaman.
  2. Melakukan identifikasi jenis tanaman dan kondisi tanah, potensi panen, efektifitas pengairan, kesuburan dan penyakit tanaman, kandungan air.
  3. Secara berkala (time series) dapat digunakan untuk : Memantau pertumbuhan tanaman, laju perubahan jenis tanaman, perubahan atau alih fungsi lahan pertanian, tingkat kerusakan tanaman akibat hama dan penyakit, pemilihan tanaman yang siap panen, an lain-lain.
  4. Menghitung jumlah pohon dan volume hasil panen komoditi perkebunan.
  5. Perencanaan  pola tanam perkebunan
  6. Perencanaan peremajaan tanaman perkebunan.

Klasifikasi penggunaan lahan pertanian

Bidang Kehutanan

  1. Monitoring batas-batas fungsi kawasan hutan
  2. Identifikasi wilayah habitat satwa
  3. Identifikasi perubahan kawasan hutan akibat illegal loging.
  4. Inventarisasi Potensi Sumber Daya Hutan
  5. Pemetaan kawasan unit-unit pengelolaan hutan
  6. Perencanaan lokasi reboisasi.

Bagi unit pengelolaan hutan HPH

  • Inventarisasi luas lahan HPH
  • Menghitung potensi volume kayu
  • Perencanaan dan pembuatan site plan
  • Perencanaan jalur transportasi loging
  • Mengidentifikasi batas kawasan
  • Evaluasi laju produksi

Bagi unit pengelolaan hutan HTI

  • Perencanaan pembagian areal usaha ke dalam bentuk blok, petak dan anak petak
  • Perencanaan lokasi camp, lokasi menara pengawas, lokasi persemaian, dan lain-lain.
  • Monitoring pertumbuhan tanaman dan areal siap panen.

Secara berkala (time series) digunakan untuk :

  • Memantau laju kerusakan hutan (deforestation)
  • Memantau perubahan lahan pada kawasan hutan
  • Memantau keberhasilan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan).

Manajemen resiko kebakaran hutan, manajemen sumber daya air, mendukung tugas-tugas konservasi

Bidang Pertambangan dan Energi

  1. Inventarisasi potensi pertambangan
  2. Pemetaan situasi tutupan lahan pertambangan yang akan di buka
  3. Perencanaan site plan lokasi pertambangan
  4. Inventarisasi lokasi pertambangan liar dan PETI
  5. Monitoring perubahan lahan akibat kegiatan pertambangan terbuka
  6. Monitoring kegiatan rehabilitasi lahan.
  7. Inventarisasi potensi dan perencanaan lokasi pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Pemetaan Kawasan Pertambangan

Perencanaan dan penyusunan strategi ekplorasi serta pengelolaan asset

Monitoring Kondisi lingkungan dan reklamasi area pertambangan

Bidang Perencanaan dan Pembangunan

  1. Pembuatan peta detail penggunaan lahan
  2. Perencanaan tata ruang, DED dan Lanscape pembangunan
  3. Identifikasi dan inventarisasi kawasan-kawasan kumuh
  4. Perencanaan dan manajemen sarana dan prasarana wilayah
  5. Pemetaan kawasan rawan bencana alam
  6. Pemantauan dan penanggulangan bencana alam

Pemetaan Kawasan Bencana Alam

Pemetaan Infrastruktur Jaringan Jalan

Inventarisasi batas pemilikan lahan (persil)

Perencanaan Tata Ruang dan Lanscape Pembangunan

Bidang entertainment dan pelatihan

  1. Simulasi Terbang pada pelatihan pilot.
  2. Visualisasi 3 dimensi relief permukaan bumi pada industri film dan game.

Relief Permukaan Bumi 3 Dimensi

Bidang Arsitek dan Konstruksi

  1. Desain dan perencanaan tapak konstruksi
  2. Desain dan perencanaan lanscape konstruksi
  3. Perbaikan proses desain
  4. Monitoring proses konstruksi.

Landscape sebelum dan sesudah konstruksi

Perencanaan bagian-bagian detail konstruksi besar

Bidang Pertahanan dan Intelijen

  1. Mendukung Operasi Intelijen
  2. Operasi Tempur
  3. Operasi Territorial
  4. Operasi militer selain perang.

Penentuan target sasaran operasi dan reconnaissance keadaan wilayah

Identifikasi kekuatan peralatan dan persenjataan lawan serta keadaan fasilitas militer lainnya

Monitoring dampak kerusakan infrastrukturdari operasi pemboman militer

Model 3 dimensi untuk simulasi latihan operasional pertempuran

APLIKASI REAL CITRA SATELIT WORLDVIEW-2 DALAM PEMBANGUNAN WILAYAH DI INDONESIA

Pemanfaatan citra satelit dalam Pemetaan Kawasan Tambang

Pemetaan Kawasan Tambang Terbuka Batu bara PT. BA Tanjung Enim dan sekitarnya tahun 2008, berdasarkan interpretasi citra satelit.

Pemanfaatan citra satelit dalam Monitoring Daerah Terkena Bencana

Pemetaan untuk memonitoring daerah yang terkena dampak bencana luapan lumpur dari sumur bor PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo-Jawa Timur, dalam upaya inventarisasi lahan yang harus diganti rugi.

Peta monitoring keadaan luapan lumpur Lapindo, serta rencana kolam penampungan dan tanggul, juga keterangan lokasi pengungsi dan lokasi pusat semburan dan sumur-sumur lainnya.

Monitoring perkembangan luapan lumpur untuk wilayah pemukiman di wilayah Porong – Sidoarjo.

Monitoring perkembangan luapan lumpur Lapindo pada kondisi terakhir.

Citra satelit untuk visualisasi daerah yang terkena bencana jebolnya Situ Gintung – Jakarta.

Pemanfaatan citra satelit untuk Perencanaan Infrastruktur

Perencanaan pembangunan jalan tol Bandung-Sumedang, disajikan dalam bentuk 3 dimensi untuk mengetahui bagian yang harus ditimbun, dipotong atau dibuat jembatan serta wilayah pembebasan.

Perencanaan Jalur Transportasi dan Trayek dalam suatu region, sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah.

Pemanfaatan citra satelit untuk Pertanian dan Perkebunan

Perencanaan lahan-lahan pertanian yang akan ditanami jenis tanaman dengan varietas tertentu dalam pilot projek penelitian diversifikasi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit.

Pemetaan Lahan Pertanian dan Jenis Komoditi yang ditanam untuk menghitung jumlah produksi pertanian wilayah.

Analisis penghitungan jumlah pohon dalam perkebunan kelapa sawit, dalam upaya menaksir jumlah produksi dalam luasan area tertentu, berdasarkan sampel area untuk mengetahui kerapatan pohon per luasan, atau dengan cara otomatis menggunakan pengolahan deteksi berdasarkan profil intensitas mahkota pohon dan konsep geometri diferensial dan kurva tepian objek.

Monitoring optimalisasi pola penanaman kelapa sawit pada areal perkebunan.

Pemanfaatan citra satelit dalam pembuatan peta wilayah

Peta garis wilayah Kota Jambi hasil interpretasi dan delineasi citra satelit, sehingga menghasilkan peta vektor skala 1 : 5000

Pemetaan situasi di sepanjang koridor jalan tol yang melintasi wilayah Provinsi Banten sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.

Pemanfaatan citra satelit untuk Deteksi Perubahan Lingkungan

Pemetaan dan pemantauan daerah rawan erosi yang dideteksi dari kerapatan dan pola aliran sungai, keadaan terain serta tutupan lahan.

Pemanfaatan citra satelit untuk keperluan Kehutanan dan Lingkungan Hidup

Pemantauan penyebaran kebakaran hutan di suatu wilayah untuk keperluan upaya penanggulangannya.

Monitoring keadaan hutan di sekitar Gunung Tangkuban Perahu-Jawa Barat, untuk melihat kondisi kerusakan hutan yang terjadi.

Pemanfaatan citra satelit 3 dimensi untuk memantau keadaan hutan di puncak dan lereng Gunung Kerinci-Sumatera Barat.

Pemanfaatan citra satelit untuk Pemetaan Sumber Daya Mineral

Pemetaan Penyebaran Singkapan Sumber Daya Mineral di suatu wilayah dalam rangka inventarisasi potensi sumber daya alam daerah, dengan memanfaatkan spectral analisis citra

This entry was posted by Muhammad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: