Digitasi atau Pemetaan Citra Satelit

Digitasi atau pemetaan citra satelit dapat didefinisikan sebagai proses konversi/pengubahan data raster (citra satelit) ke dalam format digital (vektor). Objek-objek tertentu seperti  jalan, rumah, sawah, perkebunan, irigasi, badan air (water body), dan lain-lain yang sebelumnya dalam format raster pada sebuah citra satelit (resolusi tinggi, menengah, atau rendah) dirubah menjadi format vector, seperti ArcView (Shp), MapInfo (Tab), AutoCAD (DWG & DXF), atau lainnya. Hal ini akan memudahkan kita dalam menganalisa area tertentu pada data citra satelit

Metode Digitasi:
Proses digitasi secara umum dibagi dalam dua macam:
1.      Digitasi menggunakan digitizer.  Dalam proses digitasi ini memerlukan sebuah meja digitasi atau digitizer.
2.      Digitasi onscreen di layar monitor. Digitasi onscreen paling sering dilakukan karena lebih mudah dilakukan, tidak memerlukan tambahan peralatan lainnya, dan lebih mudah untuk dikoreksi apabila terjadi kesalahan. Software yang biasa digunakan MAp Info, ArcView, ArcGIS, AutoCAD, dan lainnya.
Berikut beberapa contoh proses digitasi/pemetaan citra satelit resolusi tinggi:
Digitasi1a
Digitasi1b
Digitasi1c
Digitasi2a Digitasi2b
Digitasi2c
This entry was posted by Muhammad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: